• Mon. May 20th, 2024

Pengertian Dan Mekanisme Perdagangan Cryptocurrency Yang Harus Diketahui Pemula

Mar 18, 2022
Pengertian Dan Mekanisme Perdagangan Cryptocurrency Yang Harus Diketahui Pemula

Cryptocurrency atau uang elektronik adalah jenis mata uang digital yang dapat digunakan untuk membeli barang dan jasa. Ini adalah bentuk pembayaran yang dapat ditukar dengan barang dan jasa secara online atau untuk  keuntungan. Termasuk di dalamnya seperti harga bitcoin, ethereum, Cardano dan lain sebagainya. Definisi tersebut dirangkum dalam buku Coin Finders: An Insider’s Guide to Cryptocurrency Trading oleh John Bailer. Di dalam bukunya dikatakan bahwa Volatilitas Cryptocurrency dapat menyebabkan krisis keuangan. Dalam bukunya juga dijelaskan bahwa cryptocurrency juga merupakan bentuk mata uang yang mengandung informasi digital dan dienkripsi dengan logaritma yang canggih untuk mengatur dan memantau penggalangan dana dan transaksi online lainnya. Advertisement Crypto dapat digunakan sebagai mata uang normal, seperti Dolar Amerika Serikat atau mata uang lainnya. Tetapi, terdapat perbedaan besar karena mata uang crypto saat ini belum diatur atau teregulasi oleh bank manapun, termasuk Bank Indonesia sebagai bank sentral nasional. Menurut Surat Menko Perekonomian Nomor S302/M.EKON/09/2018, aset crypto tetap dilarang sebagai alat pembayaran. Namun, dapat digunakan sebagai alat investasi untuk dimasukan sebagai komoditi yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka. Perdagangan crypto di Indonesia disetujui dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi

Mekanisme Perdagangan Cryptocurrency

Sebagian besar perusahaan cryptocurrency membuat mata uang mereka sendiri yang disebut token. Bisnis juga dapat menggunakan sistem pendaftaran online atau pendaftaran online. Buku besar ini berisi identitas pengguna  anonim, saldo cryptocurrency, dan catatan transaksi. Sistem ini dilengkapi dengan firewall dan kriptografi yang kuat untuk memastikan  semua transaksi online terpantau dengan aman. Dari publikasi Bappebti.

Berikut cara kerja perdagangan crypto: Prospek membuka akun dengan Pedagang Komoditas Aset Crypto. Setelah melalui serangkaian proses Know Your Customer (KYC), calon pelanggan dapat disetujui sebagai pelanggan sehingga mereka memiliki akun untuk berdagang. Klien berdagang melalui Penjual Komoditas Aset Kripto (Penukar). Transaksi dapat dilakukan dalam bentuk penukaran (pembelian) aset dengan Mata Uang Fiat  (IDR) atau sebaliknya. Pelanggan juga dapat berdagang di antara aset kripto atau menetapkan harga untuk membeli atau menjual aset kripto. Setor dana ke akun pribadi pedagang aset kripto (penukar). Dana di akun digunakan untuk membeli aset kripto. 70na  akan disimpan di perusahaan kliring dan 30% akan disimpan di Pedagang Komoditas Aset Crypto. Transaksi aset Kripto (kunci publik dan privat) akan disimpan oleh Pedagang  Aset Kripto di Manajer Penitipan, baik “Dompet Panas” dan “Dompet DinginBadan kliring berjangka akan memverifikasi jumlah pembiayaan dengan aset kripto di manajer simpanan. Laporkan data perdagangan dari Pedagang Komoditas Aset Kripto, Pemukim Berjangka dan Kustodian ke Bursa Berjangka Komoditi untuk referensi harga dan pemantauan pasar.

Demikian pembahasan mengenai pengertian cryptocurrency, dan mekanisme perdagangannya untuk pemula. Melalui koin kripto ini melahirkan banyak sekali virtual event ideas seperti gathering virtual, diskusi, NFT dan masih banyak lagi.