Rambut rontok adalah hal yang umum dialami oleh banyak orang. Namun, jika rambut rontok terjadi secara berlebihan dan berlangsung dalam waktu lama, bisa jadi itu merupakan tanda adanya masalah kesehatan. Ciri-ciri rambut rontok karena penyakit perlu dikenali sejak dini agar bisa segera ditangani dengan tepat. Beberapa kondisi medis dapat menyebabkan rambut rontok lebih cepat dan dalam jumlah banyak, sehingga tidak boleh dianggap sepele.
Daftar Isi
Penyebab Rambut Rontok Akibat Penyakit
Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan rambut rontok, mulai dari kekurangan nutrisi hingga penyakit tertentu. Beberapa kondisi medis yang dapat menjadi penyebab rambut rontok antara lain:
- Gangguan Tiroid
Tiroid yang tidak seimbang, baik hipotiroidisme maupun hipertiroidisme, dapat menyebabkan kerontokan rambut. Hal ini terjadi karena hormon tiroid berperan penting dalam siklus pertumbuhan rambut. - Alopecia Areata
Penyakit autoimun ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut, yang mengakibatkan rambut rontok dalam jumlah besar bahkan hingga membentuk kebotakan di beberapa area. - Anemia Defisiensi Zat Besi
Kurangnya zat besi dalam tubuh bisa membuat produksi sel darah merah berkurang, sehingga oksigen tidak tersalurkan dengan baik ke folikel rambut. Akibatnya, rambut menjadi rapuh dan mudah rontok. - PCOS (Polycystic Ovary Syndrome)
Gangguan hormon yang sering terjadi pada wanita ini bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon androgen, yang berujung pada rambut rontok dan pertumbuhan rambut yang tidak normal. - Infeksi Kulit Kepala
Infeksi jamur atau bakteri pada kulit kepala dapat menyebabkan folikel rambut melemah, yang akhirnya membuat rambut rontok lebih banyak dari biasanya.
Ciri-ciri Rambut Rontok karena Penyakit
Mengenali ciri-ciri rambut rontok karena penyakit sangat penting untuk menentukan langkah perawatan yang tepat. Berikut beberapa tanda rambut rontok yang berhubungan dengan masalah kesehatan:
- Rontok dalam Jumlah Banyak dan Tidak Wajar
Jika rambut rontok lebih dari 100 helai per hari dan terus berlanjut selama berminggu-minggu, bisa jadi itu merupakan tanda adanya penyakit tertentu. - Rambut Rontok Secara Merata atau Membentuk Pola Kebotakan
Jika kerontokan terjadi merata di seluruh kepala atau membentuk pola tertentu, seperti pitak atau garis menipis di bagian atas kepala, ini bisa menjadi tanda alopecia atau masalah hormonal. - Rambut Menjadi Lebih Tipis dan Mudah Patah
Rambut yang mudah patah dan semakin tipis tanpa sebab yang jelas bisa menjadi indikasi adanya gangguan pada kesehatan tubuh. - Rambut Tidak Kembali Tumbuh Setelah Rontok
Jika setelah rontok rambut tidak kembali tumbuh dalam waktu yang cukup lama, kemungkinan ada masalah pada folikel rambut yang disebabkan oleh penyakit tertentu. - Disertai Gejala Lain seperti Kelelahan, Kulit Kering, atau Berat Badan Berubah
Jika kerontokan rambut disertai dengan gejala lain seperti kelelahan, kulit kering, atau perubahan berat badan yang drastis, bisa jadi penyebabnya adalah gangguan hormon atau anemia.
Cara Mengatasi Rambut Rontok akibat Penyakit
Jika mengalami ciri-ciri rambut rontok karena penyakit, langkah pertama yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya. Selain itu, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi kerontokan dan menjaga kesehatan rambut:
1. Menggunakan Shampo yang Tepat
Pemilihan shampo yang tepat sangat penting untuk mengatasi rambut rontok. Salah satu produk yang direkomendasikan adalah Kérastase Genesis Bain Hydra-Fortifiant, yang diformulasikan khusus untuk memperkuat akar rambut dan mengurangi kerontokan.
2. Perawatan dengan Hair Serum dan Masker Rambut
Serum rambut seperti Kérastase Genesis Anti-Hair Fall Fortifying Serum dapat membantu menguatkan akar rambut dan merangsang pertumbuhan rambut baru. Selain itu, gunakan Kérastase Masque Reconstituant sebagai masker rambut untuk menutrisi dan menjaga kelembapan rambut.
3. Konsumsi Makanan Kaya Nutrisi
Nutrisi yang cukup sangat berpengaruh terhadap kesehatan rambut. Konsumsilah makanan kaya zat besi, protein, omega-3, dan vitamin seperti bayam, salmon, telur, dan kacang-kacangan untuk membantu memperkuat folikel rambut.
4. Hindari Penggunaan Alat Styling Panas Secara Berlebihan
Penggunaan catokan, hair dryer, atau alat styling lainnya secara berlebihan dapat merusak struktur rambut dan mempercepat kerontokan. Usahakan untuk mengurangi frekuensi penggunaan alat-alat ini atau gunakan pelindung panas sebelum styling.
5. Kelola Stres dengan Baik
Stres yang berlebihan dapat menjadi pemicu utama rambut rontok. Lakukan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau olahraga untuk mengurangi tingkat stres dan menjaga keseimbangan hormon.
Rambut rontok memang bisa terjadi secara alami, tetapi jika terjadi dalam jumlah berlebihan dan disertai dengan tanda-tanda lain, sebaiknya waspada. Mengenali ciri-ciri rambut rontok karena penyakit sangat penting agar dapat mengambil langkah penanganan yang tepat. Penggunaan produk perawatan rambut berkualitas seperti dari Kérastase serta pola hidup sehat dapat membantu mengurangi kerontokan dan menjaga kesehatan rambut. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika rambut rontok terus berlanjut dan semakin parah.